Semarang – Inovasi kembali lahir dari mahasiswa Universitas Ivet (Unisvet) Semarang. Andi Prawono, mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM), sukses menjalani sidang skripsi dengan menghadirkan karya nyata berupa prototype alarm sepeda motor berbasis sensor sentuh TTP223. Sidang skripsi yang digelar belum lama ini terasa unik, karena Andi tidak hanya mempresentasikan hasil penelitian secara teoritis, tetapi juga mempraktekkan langsung cara kerja produknya.

Dalam penelitiannya yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Alarm Sepeda Motor Menggunakan Sensor Sentuh TTP223”, Andi didampingi oleh dua dosen pembimbing, Toni Setiawan, S.Pd., M.Pd., M.T. dan Fahmy Fatra, S.Pd., M.T. Menurut Andi, produk ini murni hasil karyanya, bukan meniru, sehingga akan segera diajukan hak paten. “Harapan saya, lembaga bisa mendukung dan memperhatikan agar produk ini segera dipatenkan,” tutur Toni Setiawan dalam kesempatan tersebut.

Keunggulan alarm karya Andi terletak pada sistem sensor sentuh yang praktis dan hemat energi. Perangkat ini tidak memakan daya aki motor ketika sepeda motor dalam kondisi tidak digunakan (kunci kontak Off), namun tetap responsif saat diaktifkan. Selain itu, secara ekonomis, produk ini dinilai mampu bersaing di pasaran dengan harga jauh di bawah standar, tanpa mengurangi kualitas dan fungsinya. Secara keilmuan, penelitian ini menjadi contoh nyata bagaimana skripsi dapat menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Andi, pria asal Tegal yang kesehariannya berprofesi sebagai pendidik di SMK PGRI I Taman Pemalang, mengaku ide pembuatan alarm ini lahir dari keresahannya terhadap maraknya kasus pencurian motor di kampung halamannya. “Saya tidak ingin alarm ini hanya sekadar bunyi, tetapi benar-benar memberi rasa aman dan safety bagi pemilik kendaraan,” ujarnya.

Sebagai penutup, Andi juga menyampaikan kesannya selama kuliah di Unisvet. Menurutnya, proses perkuliahan sangat luar biasa dengan dukungan dosen yang kompeten, handal, dan solutif. “Kuliah di Unisvet membuktikan bahwa lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berkarya. Yuk, jangan ragu kuliah di Unisvet,” pungkasnya. (red_tebay)

Lampiran
Post Tags:
Share this post on: